Home » » Berikut Penyebab Pedal Kopling Keras

Berikut Penyebab Pedal Kopling Keras

Posted by Indo Automotive on Friday, 15 April 2016


Indo Automotif - Gejala pedal kopling terasa keras saat diinjak mengurangi kenyamanan berkendara. Gejala lain adalah sulit untuk memasukan atau memindahkan tongkat perseneling sehingga mengurangi kecepatan refleks saat perpindahan kecepatan.

Ada banyak penyebab kopling menjadi keras, diantaranya adalah pegas cover cluth (diafragma) sudah mengembang. Selain terasa lebih keras, pedal kopling juga terasa lebih tinggi dan jauh saat diinjak. Apabila gejala-gejala seperti di atas sudah terjadi, saatnya segera mengganti kopling set.

Penggantian kopling set artinya mengganti semua komponen kopling, yang terdiri dari plat kopling, cover cluth, release bearing, dan pilot bearing.

Kenapa harus semua komponen yang diganti? Karena keempat komponen tersebut saling keterkaitan dan berhubungan dalam bekerja sehingga waktu pemakaiannya pun tidak jauh berbeda.

Melakukan penggantian kopling set juga membuat proses perbaikan lebih aman terutama untuk menghindari pembongkaran kopling 2 kali.

Ini Penyebab Pedal Kopling Keras

Usia Kopling Set Pendek?

Kopling mempunyai tugas utama mentransfer daya dari mesin ke roda, tentunya melalui komponen penggerak lain seperti transmisi, gardan dan as roda. Mengingat peran penting tersebut, maka adalah wajar bila kita harus merawat kopling dengan baik

Usia kopling dan waktu penggantian tergantung dari cara mengendarai mobil, kondisi jalan atau medan, dan muatan. Pada pemakaian normal dan benar, usia pakai kopling dan diafragma bisa menempuh jarak 60.000 kilometer atau kurang lebih 3 tahun.

Usia tersebut bisa menjadi lebih pendek bila pengemudi lalai dalam merawat kopling dan mengendarai mobil secara asal-asalan. Terlalu banyak membawa mobil dalam perjalanan jarak jauh dan melalui tanjakan juga dapat membuat kopling berusia singkat.

Agar usia pakai kopling lebih lama dan tidak mudah mengeras, pengendara memang harus memperhatian cara berkendara yang benar dan peka terhadap gejala-gejala awal yang dirasakan ketika kopling mulai mengalami masalah.

Semoga bermanfaat,terima kasih telah berkunjung.


0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Powered by Blogger.

Kategori